ANAK
Hari libur sekolah, saya mengajak putri saya, fiori di rumah pangeranan asri. Rumahnya dekat tambak. Pagi hari sesudah sahur, kami bergegas menuju kesana. Fiori membawa bantal untuk bersantai disana. Karena hari masih pagi, kami bertiga bersantai sambil ngobrol di dalam kamar. Fiori banyak berkomunikasi juga. Banyak hal juga dibicarakan.
Setelah di rumah pangeranan dan saat hari menjelang siang, kami mampir ke rumah nenek. Aku nggak menyangka, fiori tiba-tiba saja ngambek. Aku harus bersabar. Aku tidak boleh emosi. Agak lama aku membujuknya agar tidak ngambek.
SUAMI
Saat di siang hari, suami menemukan sepeda mini milik neneknya fiori. Sepedanya dikeluarkan oleh suami di teras halaman rumah mertua ku. Suami mencuci sepeda yang berdebu dan terlihat kotor tersebut. Kemudian memompa bannya. Setelah itu suami mencoba menaiki sepeda tersebut di halaman teras. Suami bilang kepadaku ternyata sepedanya masih enak untuk dipakai. Suami punya ide akan membawa sepeda tersebut ke bengkel supaya disetel semua bagian-bagian sepeda nya agar lebih kuat.
Saya
Berperan menjadi ibu rumah tangga, aku merasa bersyukur. Meski kadang rasa lelah menghampiri. Aku merasa bahagia saat mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mencuci baju, beres-beres rumah dll. Biasanya aku mengerjakannya satu per satu. Itu lebih membuatku bisa berkonsentrasi penuh saat bekerja. Selagi masih bisa saya kerjakan hari itu, sebisa mungkin saya rampungkan. Jika badan sudah terasa capek, saya beristirahat. Jika sudah segar kembali, barulah saya teruskan pekerjaan tersebut.
Saat weekend tiba, keluarga kecil kami selalu mempunyai kegiatan bersama. Jika bosan di rumah, maka kami (saya, anak dan suami) pergi jalan-jalan ke cafe atau pun keluar kota untuk sekadar merilekskan pikiran. Meski hanya sekadar menikmati kudapan sederhana saja, tapi tujuan kami adalah agar bisa berkomunikasi produktif. Ini terjadi saat kami memesan makanan dan minuman yang ada di cafe. Suasana menjadi seru karena kami berbeda selera tentang menu yang dipilih.
Keluarga kecilku juga hobi traveling. Biasanya kami mengunjungi tempat-tempat yang memberikan edukasi seperti mercusuar, mengunjungi kampung batik, kuliner makanan khas Madura dll. Banyak sekali manfaatnya wisata edukasi dan budaya. Kami menjadi paham akan potensi yang dimiliki oleh daerah-daerah dimana saya tinggal. Begitulah kegiatan keluarga kecilku saat liburan sekolah.
Yang namanya anak kecil memang suka ngambek Mbak. Hehehehe. Apalagi kalau udah minta pulang
BalasHapus