Sabtu, 12 Oktober 2019

Menjahit Mukena

MENJAHIT MUKENA RATI (TAHAP 2)

Setelah kain selesai dibagi menjadi 2 bagian untuk atasan dan bawahan, langkah selanjutnya lipat masing-masing bahan menjadi dua bagian seperti gambar di bawah ini.

Keterangan & Gambar Membuat Pola Mukena :
Cara Membuat Pola Mukena Sederhana 

Contoh pola di atas adalah pola yang sering pakai untuk membuat mukena dan nyaman dipakai, ukuran sudah termasuk kelebihan kain untuk jarak kampuh dan kelim ± 1 – 1,5cm.
Contoh pola di atas bahan yang digunakan kurang lebih 3,75 meter, yaitu :
± 2,13 meter untuk atasan (106,5cm x 2), dagu dan tali kepala.
± 1,53 meter untuk bawahan, (76,5cm x 2).
Untuk ukuran untuk mukena dewasa, panjang mukena bagian depan (A – B) minimal 105cm.
Untuk ukuran panjang mukena bagian belakang  (A-C) lebih panjang minimal 10-15cm dari pada panjang mukena bagian depan (A-B)  <== untuk semua variasi ukuran mukena
Persiapkan pola atasan mukena yang sudah dilipat menjadi dua. Berikan beberapa jarum pentul agar kain tidak mudah bergeser. Untuk garis lengkungan (seperti ¼ lingkaran) mengikuti garis putus-putus yang berwarna merah (X-Y) seperti pola gambar yang di atas menggunakan pensil / kapur jahit. Kalau sudah dirasa garis lengkungan pas, selanjutnya potong kain mengikuti garis lengkungan yang telah dibuat tadi.

Kenapa garis lengkungan C-X maupun B-Y harus ada jarak kurang lebih 40 cm? Nah karena pada saat mukena dipakai, bagian X-Y ini ada di bagian tangan. Jadi fungsinya adalah supaya bagian X-Y ini ukurannya lebih panjang daripada mukena bagian depan. Ini berfungsi supaya bagian tangan kita (khususnya jari) tidak terlihat saat berada di bagian samping badan. Jadi semakin pendek jarak antara C-X dan B-Y, maka akan semakin pendek pula panjang mukena pada bagian tangan kita pada saat mukena dipakai.

Sisa potongan  kain atasan mukena tadi, kita bisa digunakan untuk membuat pola bagian dagu dan tali di kepala. Pola di atas adalah pola yang biasa pakai untuk membuat mukena dan nyaman untuk dipakai. Contoh pola di atas sudah termasuk dengan kelebihan bahan untuk lebar kampuh 1cm, jadi pola talinya adalah untuk membuat bentuk mukena tali elastis (karet) selebar 1,5cm. Dan butuh jarak kurang lebih 2cm untuk ban pinggang, dan 1,5cm untuk kelim tindas (untuk merapikan bagian pinggiran kain) sehingga setelah selesai dijahit panjang A – B (panjang mukena bagian depan) menjadi 105cm. Dan apabila selesai dijahit, maka hasilnya akan nampak seperti di bawah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar