Selasa, 08 Oktober 2019

Zerowaste Yang Mengubah Kehidupanku

Dahulu aku hidup dengan apa adanya. Bahkan terkesan sembarangan. Setiap pulang dari belanja entah itu dari pasar atau mall, ada banyak tas kresek menumpuk yang aku dapatkan dari penjual nya. Jika membeli makanan di luar rumah, masih membeli dari penjual yang menggunakan sterofoam. Pun jika ke pasar, santai saja tidak membawa tas belanja. Jadi, di rumah aku pernah mempunyai koleksi tas kresek hingga satu karung. Sebenarnya tidak serta merta aku mendapatkannya. Sedikit demi sedikit saat belanja, aku pasti membawa pulang beberapa tas kresek. Begitulah cerita sekelumit kehidupanku yang dahulu.

Kehidupanku mulai berubah, sejak aku mengenal istilah Zerowaste di grup whatsapp pribadiku. Aku mulai belajar mencegah, mengolah dan memilah sampah. Banyak juga yang  mengirim video tentang hewan-hewan spesies yang seharusnya dilestarikan, malah mati mengenaskan akibat memakan sampah plastik. Sungguh tragis nasib hewan-hewan tersebut. Cerita di dalam Video itu, sedikitnya mulai mengubah kehidupanku agar mulai mengurangi sampah plastik.

Awalnya tidaklah mudah. Berubah itu pelan-pelan saja. Asal Istiqomah dalam menjalaninya. Karena pada awalnya sudah terbiasa dengan tidak membawa apapun saat pergi ke pasar, mulai sekarang aku berhenti melakukannya. Aku sudah berjanji di dalam hati, bahwa aku tidak mau menimbun tas kresek di rumah lagi. Aku sudah menyiapkan beberapa motif kain yang akan aku pergunakan untuk membuat tas. Ikhtiar ku  sekarang adalah kemanapun aku pergi nantinya, tas kain akan selalu aku bawa.

Kalau untuk air kemasan isi ulang, kebiasaan ku dahulu sama dengan tas kresek. Selalu membelinya di saat keluar rumah. Padahal, botol Aqua adalah sampah yang sulit terurai. Begitu juga dengan tas kresek. Dan sekarang, Alhamdulillah kemanapun aku pergi, aku selalu membawa peralatan makan dan botol minuman sendiri dari rumah. Pada awalnya aku merasa agak berat dan terkesan ribet. Tetapi semua itu aku tepis demi keselamatan bumi.

Meski belum seratus persen aku menjalani gaya hidup Zerowaste ini, tetapi dengan terus belajar disertai komitmen yang kuat, Insya Allah aku pasti bisa meninggalkan gaya hidupku yang dahulu. Tips ku adalah terus memotivasi diri sendiri agar giat menjalani hidup minim sampah. Tips yang kedua adalah berteman dengan teman yang satu visi dan misi dalam berzerowaste. Tips yang ketiga adalah terus belajar menggali ilmu tentang Zerowaste. Dan tips yang keempat adalah kompak dengan keluarga. Ajaklah keluarga dekat kita terlebih dahulu untuk selalu membawa bekal sendiri yaitu tempat makan dan botol minuman jika bepergian.

4 komentar:

  1. Aku jga baru denger istilah zerowaste ini. Makasih mbk

    BalasHapus
  2. Masha Allah kak betul sekali, sekarang bukan lagi membuang sampah sembarangan, tapi bagaimana kita meminimalisir sampah kita, apalagi sampah plastik.
    Saya masih mencoba Istiqomah kak, tapi kadang selalu lupa buat bawa tas belanja sendiri><

    Semangat kak untuk program zerowaste nya👍

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Aku masih sulit ngelakuinnya... apalagi sering beli minuman yang botol plastik...karena jarang bawa bekal minum dari rumah

    BalasHapus