Sabtu, 19 Oktober 2019

Memulai Hidup Sehat



Tantangan dalam berkonmari kali ini adalah memilih lemari yang bisa mendukung konmari dan sudah Spark Joy. Tapi dibalik tantangan kali ini, ternyata membuat aku jadi banyak ide yang muncul. Sehingga membuat aku jadi kreatif.

Pada awalnya,  jarak sekat di dalam lemari di atas terlalu tinggi, sehingga kurang nyaman kalau untuk menyimpan pakaian yang dilipat ala konmari. 

Untuk lebih memudahkan dalam berkonmari, aku mempunyai ide untuk membuat sekat tambahan dalam masing-masing ruangan di dalam lemari supaya jarak antar sekat tidak terlalu tinggi.

Untuk mewujudkan ideku itu, aku memanggil tukang kayu. Suamiku setuju karena dia merasa kurang mampu menggergaji kayu ataupun triplek. 

Aku menyuruh pak tukang kayu untuk membuat  sekat lemari dengan sekat tambahan dari kayu triplek yang cukup tebal sehingga bisa kuat / kokoh kalau dijadikan tempat menyimpan baju-baju.

Untuk yang bagian gantungan baju, tidak aku beri sekat karena untuk menggantung baju-baju tebal seperti jaket,  pakaian yang tipis dan gampang kusut. Pekerjaan ini memakan waktu sehari.

Ketika lemari tersebut sudah selesai diberi tambahan sekat pada semua bagian lemari, aku merasa senang dan puas. Aku merasa bisa lebih maksimal dalam menyimpan baju-baju yang dilipat ala konmari.

Lemari itu sudah lama aku taruh di teras rumah karena berjamur dan lapuk. Aku memanggil tukang kayu untuk memperbaiki lemari tersebut. Akhirnya Belakang lemari itu dilapisi dengan seng agar kuat dan tidak lembab. Dan beberapa sekat lemari yang rapuh, aku ganti dengan sekat kayu triplek yang kokoh. Didalam lemari, aku cat semua dengan cat kayu. Pekerjaan ini selesai dalam waktu sehari. Alhamdulillah, jadilah lemari ini sekarang menjadi lemari Spark Joy. Dan ditempatkan di dalam kamar lagi.

Lemari itu khusus untuk menggantung pakaian yang tebal seperti jas, jaket  serta pakaian yang tipis dan gampang kusut yang tidak bisa dilipat ala konmari. Lemari itu menjadi lemari gantung yang spark joy.




4 komentar: