Selasa, 29 Oktober 2019

HIKMAH

1.    Geng Yang Kreatif

Marlina adalah gadis remaja berusia 15 tahun. Dia seorang pelajar SMP kelas 9. Perangainya lincah, humoris, supel dan ramah kepada semua temannya. Tidak heran jika Lina, panggilan dia ketika di sekolah, mempunyai banyak teman. Di kelas 9, Lina mempunyai geng  teman akrab yang diberi nama Geng Kreatif. Anggota geng-nya ada 6 orang, diantaranya bernama Lea, Kety, Wina, Rini, Ening, Sisi.

Lina sendiri anak orang berkecukupan. Ayahnya seorang pegawai Pemda. Sedangkan ibunya adalah guru SMP. Lina anak pertama dari 3 bersaudara. Wajah Lina sangat manis dengan kulit sawo matang. Ibunya kadang mengeluhkan pertemanan Lina dengan teman-teman segeng-nya tersebut. Karena tidak semuanya berperilaku baik. Wina misalnya. Penampilannya sangat arogan. Karena itu, ibunya Lina kurang suka pada Wina.

Tetapi kebetulan hanya Wina saja yang paling akrab dengan Lina. Meski arogan, tetapi buat Lina, Wina adalah teman yang baik. Jika ia kesulitan dengan PR nya, Winalah yang selama ini menjadi tempatnya mencari solusi. Mereka berdua sangat akrab ketika di sekolah. Hanya saja ketika duduk di kelas, Lina lebih memilih duduk bersama Lea. Lea ini gadis berkulit putih dan berambut sasak. Tetapi Lea ini sedikit pendiam.

Suatu saat Lea ini jatuh cinta pada seorang cowok bernama Dude anak kelas sebelah. Dude seorang cowok kece dan berkulit putih. Sayang sekali Dude tidak mempunyai perasaan apa-apa kepada Lea. Berbeda dengan Lea yang selalu mencuri-curi pandang kepada Dude jika jam istirahat. Sebagai teman sebangkunya Lea, Lina selalu menyarankan kepada Lea agar memilih cowok lain saja yang lebih mencintai Lea. Tetapi rupanya Lea tetap bersikukuh menunggu Dude.

Saat UNBK sudah semakin dekat, Lina dan Lea sekarang lebih fokus kepada pelajaran. Pada hari Minggu, geng kreatif yang terdiri dari 7 orang tersebut, berkumpul bareng di rumahnya Lea. Mereka belajar Bersama. Pelajaran yang paling membuat geng ini pusing tujuh keliling adalah matematika. Hanya si Kety saja yang nilainya lumayan bagus. Kety memang anak yang cerdas. Meskipun pernah absen selama satu bulan ke sekolah, tetapi nilainya masih tetap bagus dan menjadi juara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar