Jumat, 04 Oktober 2019

Pecel dan Tumpang Yang Menggugah Selera

Saya kelahiran Kediri Jawa Timur. Kota yang terkenal akan tahu kuningnya yang enak rasanya. Jangan lupa, kerupuk upilnya juga menjadi jawara para wisatawan yang berkunjung ke kota tahu. Tak  banyak yang tahu bahwa di Kediri ada penjual nasi pecel dan nasi tumpang yang rasanya tidak usah diragukan lagi.

Setiap silaturahmi ke Ibu saya di Kediri, saya tak pernah melewatkan menu nasi pecel dan nasi tumpang. Tepatnya di belakang rumah ibu saya, penjual nasi pecel dan tumpang itu berjualan. Depotnya selalu ramai mulai jam 05.30 wib -10.00 wib. Sebungkus nasi pecel atau tumpang hanya Rp. 6.000,- saja. Murah bukan? Cuma sayangnya, sayurnya daun ketela pohong, sama pepaya muda. Itu saja yang aku kurang suka.

Saat berada di Kediri, setiap jam enam pagi, aku sudah mengantri di depotnya mba Marmi, demikian panggilan buat penjual nasi pecel. Meskipun hanya 5 orang yang mengantri, masing-masing orang membeli nasi dalam jumlah banyak. Sambal pecel dan tumpangnya mba Marmi ini memang enak. Sehingga banyak sekali pelanggan nya karena cocok dengan rasanya.

Sambal Tumpang ini, dibuat dari campuran tempe segar dan tempe kemarin. Sebelum dimasak, tempenya direbus dahulu kemudian airnya dibuang supaya tidak berasa getar atau pahit. Uniknya, semua bumbu juga direbus kemudian diulek jadi satu sama tempenya. Langkah terakhir, diberi tambahan santan dan direbus lagi sampai matang. Cara penyajiannya adalah dengan menambahkan berbagai macam sayuran hijau serta lalapan. Dengan lauk tahu goreng, tempe goreng serta rempeyek menjadikan rasanya semakin mantap.

Mba Marmi ini juga menjual sambal pecelnya. Biasanya aku selalu memesan 1kg untuk persediaan jika mudik ke Bangkalan Madura. Dikemas dalam plastik seperempat kiloan. Jika mempunyai uang lebih, aku membeli dua kilo sambal pecel untuk oleh-oleh tetangga sekitar. Harga per seperempat hanya Rp. 15.000,- saja. Untuk yang suka pedas, pasti cocok jika menyantap sambal pecel ini. Tidak hanya itu saja. Aku juga membawa tahu putih, tahu kuning dan kerupuk upil. Itu hantaran yang wajib aku bawa saat bertandang ke Kediri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar