Sabtu, 21 September 2019

Berakhir Pekan Ceria Bersama Keluarga

Di hari Minggu pagi itu, saya bangun lebih pagi dari biasanya. Kemudian mengambil peralatan kebersihan rumah dan mulai beres-beres rumah agar rumah menjadi rapi. Disamping itu, hari itu ibu saya akan datang berkunjung ke rumah saya. Alhamdulillah saat ibu datang, rumah sudah selesai saya bersihkan. Sehingga saya tidak merasa malu karena suasana rumah sudah terlihat bersih dan rapi.

Ibu saya datang bersama adik perempuan, kakak perempuan dan keponakan laki-laki saya. Karena cuaca saat itu yang terasa panas, saya membuatkan minuman air jeruk peras kepada mereka semua. Kurang lebih 1 kilo jeruk peras saya jadikan minuman. Sengaja tidak saya tambah dengan air dan gula. Sehingga benar-benar dari air jeruk peras itu sendiri. Saya merasa bahagia karena  mereka suka dan menghabiskan air jeruk yang saya minum.

Oleh-oleh yang dibawa ibu dari Malang adalah keripik kentang dan cake. Saya ucapkan terima kasih kepada ibu. Karena sudah masuk waktu dhuhur, mereka bergantian melakukan shalat di musholla mungil di dalam rumah saya. Selepas itu kami semua pergi makan siang bersama di luar. Rumah makan "Amboina" adalah tujuan kami. Rumah makan itu sudah lama berdiri di Bangkalan dan sangat terkenal. Berbagai menu dagingpun tersedia. Mulai dari nasi gule, nasi soto jerohan, nasi rawon, nasi campur, nasi krengsengan dll. Harganya per porsi cukup Rp 20.000,- saja. Murah bukan? Dagingnya juga empuk, tebal dan banyak. Soal rasa, jangan diragukan lagi. Mantap deh pokoknya.

Setelah makan siang, rombongan kami menuju rumah saya lagi untuk beristirahat sejenak. Ibu saya  tidak menginap di rumah saya. Karena beliau banyak urusan. Selepas Ashar, ibu pamit untuk pulang. Meski masih merasa kangen tetapi aku harus rela melepaskannya. Ibu juga berjanji, jika waktu lagi akan menginap dan menemani saya lebih lama lagi. Adem rasanya hati ini mendengar perkataan dari ibu.

Putri saya, Almira saat itu lagi pergi bersama ayahnya, sehingga tidak sempat melihat neneknya saat pulang. Dia protes kepada  saya kenapa saya tidak menahannya. Tetapi saya menghiburnya dengan  mengatakan saat liburan nanti kita akan pergi ke rumah nenek di Kediri. Alhamdulillah, akhirnya dia bisa menerima.

Untuk menghilangkan kesedihan putri saya, saya mengajaknya pergi ke Hypermart untuk belanja bulanan sekaligus jalan-jalan. Kami (saya, suami dan putri saya) berangkat selepas Isya. Kami tiba di rumah kembali jam 8 malam. Hari itu saya merasa bersyukur karena bisa berakhir pekan bersama keluarga tercinta.

8 komentar:

  1. Weekend memang paling asyik bareng keluarga kak👍 btw aku juga suka es jeruk peras, keluargaku juga suka di Makassar lagi ngetrend kak😃

    BalasHapus
  2. Pengen es jeruknya...tapi nanti batuk uhuk

    BalasHapus
  3. wah banyak banget jenis nasi yang aku gak tahu bagaimana bentuknya

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah, family time ya mba :)

    BalasHapus
  5. MaasyaAllah, bersama keluarga itu memang warbiyazaah ya kaak

    BalasHapus
  6. Alhamdulillah, dikunjungi ibu dapet semangat baru...

    Sehat selalu untuk Ibu🙏

    BalasHapus