Mau tahu, apa sih yang menjadikan aku suka dengan tenggat waktu? Tidak dapat aku pungkiri jika teknologi saat ini tumbuh dengan pesat. Komunikasi semakin mudah. Kalau ingin belajar ilmu apa saja, tidak harus menuju tempat dimana pemberi ilmu itu berada. Cukup buka gadget dan pastinya internetnya nyala, kita akan bisa belajar dan mendapatkan ilmu apa saja.
Akupun gampang tergiur dengan banyaknya flyer yang berkeliaran di medsos seperti Instagram, Facebook dan WhatsApp. Karena aku suka menulis dan ingin agar tulisanku itu dibukukan, akupun mendaftar ke beberapa grup menulis online. Aku hanya ingin mengembangkan bakat menulisku saja. Disamping itu, aku juga ingin menjajal kemampuan ku dalam bidang tulis menulis.
Tibalah saat yang dinanti-nanti. Kelaspun dibuka dan para pesertanya siap belajar. Aku antusias menyambut kelas menulis. Dengan seksama, aku mempelajari materi demi materi yang diberikan oleh mentor menulis. Aku merasa caraku menulis selama ini perlu diperbaiki. Dan ternyata, saat belajar di kelas bersama dengan teman-teman yang lain, banyak inspirasi menarik tentang menulis yang aku dapatkan. Begitulah enaknya bisa bergabung di komunitas menulis. Banyak teman yang sama suhunya. Semangat untuk menulispun juga tumbuh. Kami juga saling menyemangati satu sama lain.
Tak dapat dipungkiri bahwa setiap kegiatan menulis yang aku ikuti ini, semua dibatasi oleh yang bernama "Deadline". Kalau dibilang DL itu menakutkan, saya rasa tidak. Deadline itu membuat kita berdisiplin untuk mematuhi peraturan yang sudah dibuat. Tetapi kadangkala aku juga sulit untuk berdisiplin diri. Jika waktu deadline sudah di depan mata, barulah aku mempersiapkan diri. Kebiasaan ini membuatku tidak nyaman. Sepertinya hidupku hanya dikejar-kejar oleh deadline saja.
Boleh dibilang, aku sekarang adalah pejuang deadline sejati."The power of kepepet" menjadi semboyan andalan yang aku gunakan saat menulis di ambang waktu deadline. Berharap ada keajaiban dan ide menarik yang muncul secara tiba-tiba saat menulis dalam waktu yang singkat (mepet). Pelan tapi pasti aku akan merubah gayaku saat mengerjakan tugas menulis. Akan aku buat jadwal tentang tugas menulis di buku catatan ku. Sehingga aku tidak perlu lagi mengerjakan tugas mendekati waktu deadline sehingga terburu-buru mengerjakannya. Karena terburu-buru itu tidak enak. Hati menjadi tidak tenang. Selain itu, aku akan belajar konsisten dengan mengerjakan tugas menulis jauh dari waktu deadline. Semoga impianku ini bisa terwujud. Aamiin. Aku hanya ingin berkata dengan mantap bahwa aku penyuka "the power of miracle" karena mengerjakan tugas di awal waktu. Sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar