Harapan Setelah Membersihkan Dapur :
Agar tetap konsisten menjaga kebersihan dapur.
Mempunyai vitalitas yang tinggi untuk urusan dapur.
Selalu rajin memasak si dapur dan selalu merasa nyaman ketika berada di dapur karena semua barang-barang di dapur sudah ter-kategori, sudah tidak banyak, sehingga dapur terasa lega. Hanya tersisa barang-barang yang spark joy saja.
Semakin rajin mencuci piring.
Setelah selesai memasak, tidak malas untuk langsung membersihkan dapur.
Bisa lebih mudah saat mencari peralatan di dapur ( saat akan memasak atau membuat kue), karena barang diletakkan sesuai kelompoknya. Jika sebelumnya, karena barang ditumpuk jadi satu dan sembarangan, membuat aku kesulitan ketika mencari barang-barang.
Dengan metode konmari, melakukan pekerjaan di dapur makin cepat.
Kendala yang dialami ketika berbenah dapur :
Komono kitchen itu ternyata banyak juga macamnya. Untuk merapikan bagian dapur, perlu waktu yang panjang. Memang,sangat capek dan melelahkan. Tapi sebanding dengan hasilnya. Dapur jadi bersih dan rapi.
Saat dikumpulkan jadi satu, terlihat kalau banyak sekali jenis-jenis peralatan rumah tangga yang aku punya. Diantaranya sendok garpu, serok, sutil, centong nasi, pisau, saringan, gunting dapur, telenan dsb. Belum lagi, koleksi peralatan baking-ku termasuk mixer, snack maker, under pan dll. Ada juga koleksi tupperware, magic com, panci presto dan wajan teflon bima ukuran besar. Semua memerlukan tempat tersendiri.
Banyaknya koleksi pisau, panci kecil dan barang-barang plastik, membuat aku berpikir untuk mengikhlaskan barang-barang tersebut kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Aku merasa, barang-barang tersebut hanya akan memenuhi ruangan dapurku yang tidak terlalu luas ruangan-nya.
Khusus pada bagian bahan makanan, butuh kejelian dan ketelitian saat merapikan-nya. Banyak sekali aku temukan bahan makanan yang sudah expired atau kadaluarsa, tapi masih saja aku simpan di kulkas atau di rak dapur.
cara mengatasi kendala tersebut :
Tidak membeli barang-barang plastik lagi. Karena selama ini ternyata aku hanya menumpuk barang saja dan tidak dipergunakan. Hanya ditumpuk saja.
Kalau mau nyetok bahan-bahan makanan, beli-nya secukupnya saja. Tidak berlebihan dan terlalu banyak seperti biasanya. Jadi aku baru akan membeli bahan makanan, kalau stok-nya sudah habis/ saat mau habis/ tinggal setengah saja. Dengan begitu, bahan makanan tidak mubazir dan dibuang percuma.
Selalu rutin memeriksa dan mengecek bahan makanan satu persatu untuk melihat tanggal kadaluarsa-nya.
Memberi label dan menempelkan-nya pada bagian luar kemasan bahan makanan, agar aku tahu sudah berapa lama bahan makanan tersebut aku simpan.
Kakak rajin banget... nndak papa ribet, demi kebrsihan ya kak
BalasHapus